KALIJAYA – Bagi para pemburu "Raja Buah", Desa Kalijaya di Kecamatan Banjaranyar kini mulai masuk dalam radar destinasi yang wajib dikunjungi. Dikenal memiliki kondisi tanah yang sangat cocok untuk tanaman hortikultura, desa ini menyimpan potensi besar melalui durian lokalnya yang memiliki cita rasa khas: manis, legit, dengan sedikit sentuhan rasa pahit yang dicari para pencinta durian sejati.
Meski selama ini durian Kalijaya lebih banyak dikenal oleh warga sekitar, kini Pemerintah Desa (Pemdes) Kalijaya mulai melirik potensi ini sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan melalui konsep Sentra Durian Lokal.
Karakteristik Unik: "Si Daging Kuning Mentega"
Durian yang dihasilkan dari pohon-pohon tua milik warga Kalijaya ini memiliki keunggulan yang tidak kalah dengan durian dari luar daerah. Tekstur dagingnya yang tebal dan warnanya yang kuning pekat seperti mentega menjadikannya favorit di pasar lokal.
"Durian Kalijaya punya keunggulan pada aromanya yang kuat dan ketebalan dagingnya. Banyak pembeli dari luar daerah yang datang langsung ke sini hanya untuk menunggu buah jatuh dari pohonnya," ungkap salah seorang petani durian setempat.
Kenapa Durian Kalijaya Layak Diunggulkan?
Ada beberapa faktor yang membuat potensi durian di desa ini sangat menjanjikan untuk dikembangkan secara profesional:
Budidaya Alami: Mayoritas pohon durian tumbuh secara alami di kebun warga tanpa penggunaan bahan kimia berlebihan, sehingga rasa buah tetap otentik.
Varietas Lokal yang Beragam: Terdapat berbagai jenis durian lokal yang masing-masing memiliki profil rasa unik, memberikan banyak pilihan bagi konsumen.
Potensi Wisata Kuliner: Lokasi kebun yang asri memungkinkan pengembangan wisata "Makan Durian di Kebun" yang sedang tren di kalangan wisatawan urban.
Dukungan Pemerintah Desa dan Pengembangan Ekonomi
Pemerintah Desa Kalijaya menyadari bahwa durian bukan sekadar buah musiman, melainkan aset investasi jangka panjang. Rencana ke depan mencakup pembinaan kelompok tani untuk teknik penyambungan (grafting) agar kualitas buah semakin seragam dan produktivitas meningkat.
"Kami ingin menjadikan Desa Kalijaya sebagai ikon durian di Ciamis selatan. Jika dikelola dengan baik dari hulu ke hilir, mulai dari penanaman hingga pengemasan dan promosi, ini akan menjadi sumber pendapatan yang besar bagi warga kami," ujar pihak Pemdes Kalijaya.
Dengan promosi yang tepat, diharapkan setiap musim durian tiba, Desa Kalijaya akan menjadi pusat perputaran ekonomi yang mampu meningkatkan taraf hidup para petani lokal dan menarik minat investor di bidang agribisnis.