Kasi Pemerintahan Desa Kalijaya Ikuti Bimtek Percepatan Aktivasi IKD

Upaya mempercepat dan mengoptimalkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) terus didorong hingga ke tingkat pemerintahan desa. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kalijaya, Yona Yogasmara, mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka percepatan dan optimalisasi aktivasi IKD bagi masyarakat.


Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Banjaranyar dan diikuti oleh para Kasi Pemerintahan dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Banjaranyar. Peserta yang hadir antara lain Kasi Pemerintahan Desa Langkapsari, Desa Cikupa, Desa Kalijaya, Desa Karyamukti, dan Desa Pasawahan.


Keterlibatan perangkat desa dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi digital.


Desa Memiliki Peran Strategis


Aktivasi IKD tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga menyangkut kesiapan masyarakat dalam beradaptasi dengan sistem pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.


Dalam konteks tersebut, pemerintah desa memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Perangkat desa dapat membantu memberikan informasi, pendampingan, sekaligus mendorong warga agar memahami manfaat dan tata cara penggunaan IKD.


Bagi Desa Kalijaya, keikutsertaan Yona Yogasmara dalam kegiatan bimtek tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendukung percepatan aktivasi IKD di tengah masyarakat.


Pelayanan administrasi yang semakin terdigitalisasi menuntut aparatur desa tidak hanya mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga memahami perkembangan teknologi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga.


Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Efektif


Optimalisasi IKD diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan identitas kependudukan digital, proses administrasi diharapkan dapat berlangsung lebih praktis dan mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat di era digital.


Namun, percepatan digitalisasi pelayanan juga perlu diikuti dengan pendampingan yang memadai. Tidak semua warga memiliki tingkat pemahaman dan kemampuan teknologi yang sama. Karena itu, peran pemerintah desa tetap penting untuk memastikan transformasi digital tidak meninggalkan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan dalam mengakses layanan.


Kegiatan bimtek yang diikuti para Kasi Pemerintahan dari lima desa tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman aparatur desa mengenai pentingnya percepatan aktivasi IKD.


Kalijaya Dorong Pelayanan Berbasis Digital


Keikutsertaan Desa Kalijaya melalui Kasi Pemerintahan Yona Yogasmara menunjukkan adanya dukungan pemerintah desa terhadap agenda peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.


Ke depan, hasil kegiatan bimtek tersebut diharapkan dapat diteruskan melalui sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat Desa Kalijaya. Dengan demikian, pemanfaatan IKD tidak berhenti pada kegiatan aktivasi, tetapi benar-benar dapat dipahami dan digunakan masyarakat sebagai bagian dari perkembangan pelayanan publik berbasis digital.


Transformasi digital di tingkat desa pada akhirnya bukan semata soal penggunaan aplikasi atau perangkat teknologi. Lebih dari itu, digitalisasi harus diarahkan untuk membuat pelayanan pemerintah semakin mudah diakses, cepat, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Share Berita